Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image
Tampilkan postingan dengan label tempat wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tempat wisata. Tampilkan semua postingan

Rowo Bayu

  • Sabtu, 22 September 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Rowo Bayu bertempat di Kecamatan Songgon. 


    Rowo dalam bahasa Indonesia berarti “Rawa” sedangkan Bayu itu sendiri diambil dari nama desa “Bayu”, Rowo Bayu (Rawa di desa Bayu) begitulah penduduk sekitar menyebut kawasan yang dianggap sakral ini. Disekitar Rowo Bayu terdapat Petilasan Prabu Tawang Alun dan Sebuah bangunan candi nampak kokoh berdiri di atas bukit yang mana menurut juru kunci wisata sejarah Rowo Bayu disebut “Candi Puncak Agung Macan Putih” yang didirikan untuk menghormati roh para leluhur yang telah berjasa dalam mempertahankan tanah Blambangan dalam perang Puputan Bayu tahun 1771.


    Selanjutnya jika kita menelusuri jalan jalan setapak, maka kita akan menemui bangunan wisata sejarah situs Batu Suci Petilasan Prabu Tawang Alun dimana di sekitar bangunan tersebut terdapat sumber mata yang diyakini sebagai mata air suci diantaranya adalah sumber mata air “Kamulyan”, sumber mata air “Dewi Gangga”, dan sumber mata air “Pancoran Suwelas” yang airnya mengalir menuju telaga utama.

    Pada bukit pertama saat kita masuk area Rowo Bayu akan dapat kita temui satu pohon yang amat besar nan eksotis yang merupakan gabungan dari pohon Beringin dan pohon Apak dimana terdapat sebuah rongga mirip goa di tengah nya. Apabila kita masuk dan melihat ke atas, maka gabungan 2 (dua) pohon tersebut menghasilkan rongga tinggi mirip sebuah sumur dengan lilitan akarnya yang ibarat ornamen-ornamen alam. Telaga nan jernih diantara bukit dan hutan yang rimbun penuh pohon besar mengentalkan aroma mistis di kawasan ini. Konon menurut mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, pada malam-malam tertentu telaga Bayu dijadikan tempat untuk mandi para bidadari.

    Rowobiru

  • Selasa, 19 Juni 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Danau Rowobiru





    Tempat wisata ini tergolong baru. Rowobiru terletak di Desa Buluagung, Siliragung, Banyuwangi, Wisata Rowobiru ini berada di bibir pantai selatan sehingga ketika para wisatawan menikmati indahnya danau Rowobiru mereka juga dapat menikmati suara gemuruh ombak pantai laut selatan yang menakjubkan. dan juga dapat menikmati semilir angin pantai laut selatan.

    wuich...emang keren tanah kelahiran ku,slalu saja ada tempat menakjubkan,ehm... g salah kalu di sebut Sun Rise Of Java 


    Kembali lagi ke Topik . Wisata Rowobiru adalah sebuah danau yang cukup luas yang berada di kawasan perhutani Kab. Banyuwangi, Wisata Rowobiru Buluagung dapat dicapai melalui jalur darat dari arah Banyuwangi kota kurang lebeh 60 KM; dari perempatan lampu merah Jajag belok kiri ke arah kecamatan Siliragung, dari arah Siliragung (Kantor Polisi Kecamatan Siliragung lurus ke arah selatan menuju desa Buluagung – Purwosari ke kiri menuju.

    Pantai Blimbing Sari

  • Kamis, 14 Juni 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Keindahan Pantai Blimbing Sari Yang Mirip Kuta Bali


    Blimbingsari merupakan pantai yang indah. yang bisa dikatakan mirip kayak Pantai Kuta Bali, Panorama alam di pantai Blimbingsari, yang terletak di Kecamatan Rogojampi itu, bisa menjadi salah satu pilihan bagi anda yang menggemari pelesiran wisata laut. Bila ingin melihat matahari terbit dengan cahaya kuning telurnya, datang saja ke pantai ini. Bukan hanya matahari terbit, Anda pun bisa menikmati kesibukan puluhan nelayan pulang berlayar. Mereka menurunkan berkilo-kilo ikan hasil tangkapan dari perahu. Sebagian ikan itu dijual pada penadah yang juga ikut memadati pantai. Bila siang sudah menjelang, perahu-perahu nelayan disandarkan di bibir pantai sebelah selatan.

    Pantai Blimbingsari, adalah salah satu wisata laut di Banyuwangi yang pengunjungnya tidak pernah sepi. Ratusan pengunjung bisa disaksikan saat sore tiba. Selain menjadi wisata favorit para keluarga, anak-anak muda juga memanfaatkan pantai ini untuk berolahraga, sepakbola dan bola volly. Kalau cuma ingin santai, pengunjung cukup duduk di kendaraan masing-masing menikmati panorama dan merasakan semilir angin. Anda pun bisa mengajak serta anak-anak dan kerabat lainnya.


    buat yang hobi santap kuliner di pantai ini terdapat deretan warung lesehan dengan khas masakan ikan bakar. Anda boleh memilih salah satu warung dari warung yang berjejer di pinggir pantai, Cara penyajian di warung ini cukup unik. Pembeli memilih sendiri ikan mentah yang ada dalam gabus penyimpanan. Ada kerapu, kakap, jenis udang-udangan, cumi, putihan, barongan, rajungan dan kepiting. Setiap harinya, ikan-ikan itu didap`t dari nelayan setempat sehingga terlihat selalu segar. Tapi ikan hanya boleh dibeli dalam bentuk kiloan. Harganya berkisar antara Rp 25 ribu-Rp 60 ribu per kilonya.

    Selesai memilih ikan, anda bisa memesan bumbu untuk ikan. Umumnya warung lesehan menyediakan pilihan bumbu, seperti pindang koyong, pepesan, rica-rica, dan bumbu merah. Mau pedas atau tidak sesuaikan dengan selera. Setelah itu, tunggu saja di meja barang sejenak. Sekitar 30 menit, pelayan akan datang menghadirkan ikan pesanan anda, lengkap dengan nasi hangat, sayur lalapan, tempat cuci tangan, dan tentunya piring. Makan ikan bakar dengan tangan, sambil menikmati pemandangan laut, pasti akan membuat selera makan anda menjadi lebih lahap.hem.... yami......

    Pantai Grajagan

  • Rabu, 13 Juni 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Pantai Grajagan, Wisata Pantai Selatan


    Pantai Grajagan yang letaknya di deretan  pantai selatan Banyuwangi, pantai dengan keindahan alamnya yang tiada tara. dikelilingi deretan gunung-gunung, perkebunan dan lautan yang terbentang luas dari hamparan Sarnudera Hindia. Gelombang ombaknya tak pernah henti seolah menghentak- hentakkan kaki seperti langkah yang hampiri dengan diiringi sernilir angin seolah membelai sukma yang tak pernah perhenti sepanjang waktu. Dan, panorama pantai di wanawisata ini bagaikan lukisan alam tanpa bingkai. Pesonanya, mernberikan kepuasan tersendiri bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di areal wanawisata yang posisinya pada ketinggian 0-20 meter di atas permukaan laut (dpl). Para pengunjung yang datang pasti akan disambut dengan gemuruhnya ombak khas pantai laut selatan, suara ini bagaikan alunan yang mendendangkan orkestra alam sepanjang waktu. 


    Gulungan ombak pantai yang berada di kawasan hutan KPH Banyuwangi Selatan ini, tepatnya di BKPH Curahjati yang secara administratip terletak di Desa Grajakan Kecamatan Purwoharjo kabupaten banyuwangi ini kerap mengundang dan memacu adrenalin para pesurfing untuk menjajal kemampuan atau sekedar belajar. Memang tidaklah heran, bila Pantai Grajagan ini sering dijadikan tempat persinggahan para wisatawan lokal-maupun mancanegara sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju Pantai Plengkung, yang telah dikenal oleh dunia internasional sebagai temp at paling menantang untuk berselancar. Sebab, pantai Plengkung merupakan salah satu dari tiga obyek wisata segi tiga berlian (G-Land) di samping Kawah ljen dan Pantai Sukamade, yang menjadi obyek wisata andalan bagi Kabupaten paling timur pulau Jawa yaitu Banyuwangi.


    Pantai Grajagan yang letak geografisnya berada sekitar 52 km ke arah selatan Kota Banyuwangi ini inemang sangat mempesona bagi siapa saja yang dating dan melihatrlya. Posisi paritainya yang sangat strategis ini layak menjadi pintu gerbang menuju ke Pantai Plengkung. Areal Grajagan yang terhampar dikawasan seluas 314 hektar, tepatnya di hutan KPH Banyuwangi Selatan, terletak di desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Pantainya yang luas dan diselimuti oleh pasir hitam ini, bisa dikatakan lengkap karena pantainya memiliki gua dan bukit yang sangat indah. Ketika kita berkunjung di tempat ini, maka mata kita langsung melihat hamparan pantai berpasir hitam ditambah dengan bukit yang menjulang tinggi, seakan melengkapi suasana dan keindahan alam yang tak pernah bosan untuk dinikmati siapa saja.

    Siapa saja bisa datang kesana untuk melepaskan kepenatan dan kejenuhan karena beban kerja yang memporsir pikiran, duduk sambil menikmati suasana pantai dengan deburan ombak laut lepas dari atas shelter dan 3 gua peninggalan tentara Jepang pada masa Perang Dunia II serasa terbebas dari beban yang ada. Disekitar Pantai ini banyak terdapat  goa buatan yang letaknya cukup tinggi, sehingga kita dapat mengawasi seluruh kawasan yang memiliki keindahan Alamo di antaranya pantai Grajagan, Plengkung dan pantai lainnya yang letaknya di Taman Nasional Alas Purwo. Jadi, Pantai Grajagan sangat ideal menjadi tempat transit atau sebagai pintu gerbang untuk menuju ke pantai Plengkung. Dari Grajagan menuju ke Plengkung hanya dibutuhkan waktu sekitar dua jam dengan menyusuri pantai yang menggunakan perahu sewa dan jarak tempuhnya hampir sama bila kita menggunakan mobil melalui jalan darat.

    Telaga Umbul Pule

  • Senin, 28 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Telaga Umbul Pule


    Umbul Pule adalah sebuah telaga yang terletak di kecamatan glenmore yang sangat jernih yang airnya tak pernah surut walaupun musim kemarau panjang datang,sehingga air yang dikeluarkan oleh mata air Umbul oleh penduduk sekitar digunakan untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian dan perikanan. Di samping itu, sumber mata air dari sini juga digunakan pihak PDAM untuk memenuhi kebutuhan air di daerah sekitar.


    Air Terjun Kembar Wonorejo / Tirto Temanten

  • nanoprudence
  • Labels:
  • Air Terjun Kembar Wonorejo / Tirto Temanten



    Air terjun ini terletak di dusun Wonorejo desa Kalibaru Wetan kecamatan Kalibaru, Air Terjun ini terdiri dari 2 terjunan air di kanan dan kiri.. yahh inilah makanya disebut temanten, aliaran airnya dari lereng Gunung Raung, pemandangan alam di sekitarnya amat menakjubkan seperti Tanaman kopi dan Coklat menyelimuti sekitar lokasi sehingga menambah keindahan panoramanya.

    Pulau Merah

  • Sabtu, 26 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Pulau Merah


    Pulau merah (Red Island) merupakan wisata pantai yang terletak di ujung selatan Banyuwangi, pantai ini sangat alami dan merupakan salah satu lokasi wisata di kawasan pantai selatan yang masih alami. Pantai Pulau Merah juga memiliki ombak yang bagus untuk surfing. Ketika laut surut, para pengunjung dapat mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki sambil menikmati keunikan berupa gunung kecil yang berada di tengah pantai yang tanahnya berwarna merah karena itu dinamakan Pantai Pulau Merah.



    Pulau Merah adalah sebuah pulau berbentuk bukit kecil dekat pantai dengan pantai berpasir putih sepanjang kurang lebih 3 km. Pantai Pulau Merah terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Banyuwangi ke arah selatan. Perjalanan yang membutuhkan waktu dua setengah jam.Sebagian kawasan pantai Pulau Merah berada di kaki Gunung Tumpang Pitu yang menjulang ratusan meter dan juga merupakan kawasan hutan lindung.

    Teluk Ijo / Hijau

  • Minggu, 20 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Teluk Ijo/Hijau



    Teluk Hijau atau teluk Ijo berada di kecamatan Pesanggaran. Jarak Teluk Hijau dan Rajekwesi adalah kira-kira 2 km. Pemandangan yang indah dan alami dapat dilihat disepanjang mata memandang. Udara segar dari pantai yang dipadu dengan udara dari hutan hujan tropis Taman Nasional Meru Betiri sangat mengesankan. Pemandangan dari atas bukit di samping teluk sungguh mengagumkan.

    Taman Nasional Alas Purwo

  • nanoprudence
  • Labels:
  • Alas Purwo Banyuwangi 

    Taman Nasional Alas Purwo adalah kawasan konservasi seluas 43.420 hektar yang berada di ujung pulau jawa tepatnya di Banyuwangi, letaknya sekitar 45 km ke selatan dari kota Banyuwangi.

    Taman Nasional Alas purwo di dalam nya terdapat Pure Giri Salaka, Sadengan, Trianggulasi, Pantai Ngagelan, Pancur, Pasir Gotri, Plengkung(G-lang), Bedul Segoro Anak, Goa Istana, dll
     
    Taman Nasional Alas Purwo merupakan habitat dari beberapa satwa liar seperti lutung budeng (Trachypithecus auratus auratus), banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), burung merak (Pavo muticus), ayam hutan (Gallus gallus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus melas), dan kucing bakau (Prionailurus bengalensis javanensis). Satwa langka dan dilindungi seperti penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu hijau (Chelonia mydas) biasanya sering mendarat di pantai Selatan taman nasional ini pada bulan Januari s/d September.




    Taman Nasional alas purwo juga ada berbagai Tumbuhan khas dan endemik yaitu sawo kecik (Manilkara kauki) dan bambu manggong (Gigantochloa manggong). Tumbuhan lainnya adalah ketapang (Terminalia cattapa), nyamplung (Calophyllum inophyllum), kepuh (Sterculia foetida), keben (Barringtonia asiatica), dan 13 jenis bambu.


    Taman Nasional Alas Purwo adalah taman nasional unik yang patut dikunjungi karena memiliki daya tarik keindahan pantai, punya misteri, tetapi mudah dicapai. Jika anda liburan menuju Bali, mampirlah barang sejenak, dibutuhkan hanya 2 jam dari penyeberangan Ketapang. Dijamin anda akan menemukan pengalaman baru disini.

    Watu Dodol

  • Jumat, 18 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Watu Dodol


    Suatu pantai nan indah meskipun tidak berpasir putih, namun tetap memiliki panorama laut yang indah dan cantik.

    Dinamakan pantai Watu Dodol ini karena di pinggir pantainya itu ada sebongkah batu besar yg berukuran kira-kira setinggi 7 meter dan lebar 3 meter yang konon tidak bisa dipindah, bahkan pernah oleh Pemda Banyuwangi mengunakan Truk Besar untuk menarik batu tersebut untuk dipindahkan ataupun sekedar dirobohkan, namun sia-sia. batu itu tetap kokoh berdiri di tengah jalan raya yang berada tepat di pinggir pantai tersebut.


    Obyek wisata ini berada di wilayah administrasi Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, letaknya yang berada di perlintasan jalur Pantura. Dari arah Banyuwangi kota ke obyek wisata ini dapat ditempuh dengan jarak 14 kilometer ke arah utara. Atau sekitar kurang lebih 5 kilometer dari pelabuhan ketapang. Karena letaknya berada di tepi jalan poros pantura, Watu dodol biasa dijadikan tempat peristirahatan sejenak setelah menempuh perjalanan jauh baek dari arah Surabaya maupun dari Bali

    Selain menikmati indahnya panorama laut, dapat pula mendaki bukit yang letaknya hanya bersebrangan jalan, di bukit ini telah disediakan track untuk dilewati oleh pengunjung. Sesampai di atas bukit, pengunjung dapat melihat panorama selat Bali yang lebih luas dan indah

    Untuk masalah makanan dan minuman, di pantai wisata ini telah tersedia warung-warung yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Selain itu juga terdapat kios-kios souvenir yang menyediakan barang-barang kerajinan berbahan baku dari kerang kerangan dan batu batuan laut.

    Air Terjun Lider

  • Selasa, 15 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Air Terjun Lider Songgon Banyuwangi

    Air Terjun Lider memiliki terjunan udara setinggi 60 meter Mencari Google Artikel ketinggian 1.300 m Diatas permukaan Laut. Air terjun lider berasal bahasa dari mata udara Pegunungan. 
    Suasana Air Terjun Lider Tampak indah. karena Dinding Tebing doa Jurang Yang menghimpitnya. Dinding Tebing doa Jurang itu berupa batu-batu Besar Yang berdimensi rata.

    Dinamakan Air Terjun Lider, KARENA lokasinya terletak di Hutan lindung petak 74, Blok Lider, di lereng timur Gunung Raung di Kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jambewangi, Bagian tidak Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kali Setail, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat

    Air Terjun Lhder Terletak di Dusun Sragi, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur.

    Air Terjun Lider letaknya kurang lebih sekitar 45 km dari Kota Banyuwangi. Untuk bisa sampai ke lokasi Air Terjuan Lider, ada dua jalur yang bisa dilalui. Jalan pertama melewati Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu sepanjang 5 km, dan Jalan alternatif lainnya adalah melewati Desa Sragi, Kecamatan Songgon dengan jarak sekitar 8 km dari perkampungan warga.

    Apabila menggunakan jalur pertama, dari terminal bus di kota genteng, Banyuwangi perjalanan diawali dengan menggunakan angkutan pedesaan menuju Kecamatan Sempu yang hanya berjarak sekitar 15 km
    Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju Desa Songgon sejauh 10 km, bisa menggunakan ojek atau berjaan kaki sambil menikmati panorama alam perkebunan cengkeh yang terhampar disekitarnya. Sesampai di dukuh Lider, Anda masih harus melanjutkan perjalanan sejauh 3 km menuju ke batas akhir perkebunan cengkeh, dimana terdapat jalan masuk ke Air Terjun Lider.

    Gunung Ijen

  • Minggu, 13 Mei 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  •  Gunung Kawah Terbesar Di Pulau Jawa

     
    Kawah Ijen adalah danau kawah terbesar di pulau jawa. Danau kawah belerang terletak pada sulfatara batu terukir dalam-dalam. Ini adalah 200 meter dan berisi sekitar 36 juta meter kubik air asam beruap, shoureded dalam awan belerang berbau berputar. Di dalam kawah warna yang berbeda dan ukuran batu belerang yang ditemukan. Memang, kawah (Tentu Ijen adalah sebuah taman yang indah batu belerang serta Pandangan penambang belerang yang naik dan turun ke kawah juga luar biasa.. Seorang pria menempatkan sekitar saya 10 kg batu kekuningan ke keranjang, sebelum ia menuruni lereng gunung untuk menjual bebannya, membawa keranjang yang sama, pergi ke arah yang sama, menggali mineral sama sulfur dikumpulkan 6-7 ton sehari.. ini adalah gambar alam yang dapat dilihat sehari-hari. Hal ini terletak di Licin Kecamatan, 45 km dari kota Banyuwangi.


    Pemandangan menjadi sangat unik ketika dari celah celah tebing curam terlihat begitu banyak para penambang belerang yang naik turun di sela-sela lereng kawah. Sekitar kurang lebih 100 orang membawa bebatuan kekuning-kuningan yang diatas pundaknya terlentang sebatang bambu dengan sejenis keranjang bambu yang dipenuhi puluhan kilogram belerang didalamnya yang tergantung disisi kanan kirinya. Beban yang dipikul memiliki berat yang beragam mulai 80 kg sampai dengan 120 Kg. tiap orang mondar-mandir, menggali belerang, naik turun, menuruni lereng beberapa kilometer sebelum beban dijual di pelelangan, dalam sehari dapat terkumpul belerang berkisar 6 sampai 7 ton. Itulah pemandangan alami kawah ijen kesehariannya.

    SUKAMADE BEACH

  • Senin, 12 Maret 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • SUKAMADE BEACH

    Sukamade beach is about 97 km to southwest of Banyuwangi. It is natural and quiet, beautiful place. Dutch discovered it in 1927. The 1200 hectare estate is an active plantation that produces rubber, coffee and cacao. Sukamade is the east Java Natural Resource Conservation which is in charge of the turtle’s perpetuation.

    A night adventure tour to Sukamade is an unforgettable trip. You will be guided by a natural resource to find sea turtles come to a shore to lay eggs. You can see a female turtle lays more than one hundred eggs on the sandy beach. The female turtles usually start landing at 7:30 PM and return to the sea at 12:00PM. November to March is the peak season for laying eggs.

    G-LAND

  • Jumat, 09 Maret 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • G-LAND
      
    G-Land, The Seven Giant Waves Wonder "nickname was given by foreign surfers to the waves on the beach Plengkung who are located in the National Park Alas Purwo (TNAP), Banyuwangi, East Java. G has three different connotations reply: Green, located in krn edge of the forest, Grajagan, the name of the nearest point before passing the road in the woods or the Great krn one who waves the best in the world


    Waves on the Beach Plengkung is one of the best in the world. Waves as high as 4-6 meters along 2 km within the formation of compound 7 suitable wave ridden by surfers lefty.

    RED ISLAND

  • nanoprudence
  • Labels:
  • RED ISLAND

    Red Island  is a seaside tourist banyuwangi southern tip, has a unique form of a small mountain in the middle of the beach that his earthy red, because red is called the coast of the island. on the east coast there are mountains, which it seems they say have a hidden natural treasures. to the south of the island we enjoy a beautiful sunset in the evening.

    MANGROVE BEDUL ECOTOURISM

  • Jumat, 10 Februari 2012
  • nanoprudence
  • Labels:
  • Mangrove Bedul Ecotourism

    A cooperation between the village of Sumberasri and Alas Purwo National Park, Mangrove Bedul Ecotourism (MBE) comprises a space of 2,300 hectares of intact mangrove forest with an adjoining lagoon of 18 km.

    The original idea for the project was given by the community of the village of Sumberasri, in an attempt to restore and protect the mangrove area and all its existing flora and fauna.

    The project also serves as an alternative to develop the local economy and improve the welfare of the community by providing employment opportunities and a leisure space.

    So far, MBE is still solely managed by the tourism-board of the village of Sumberasri, making this project a genuine community-based tourism initiative, unique to Alas Purwo National Park.